Alhamdulillah, gadis cantik menawan hati ini (baca: SAYA), sudah di-cup lamar sama pacar, yang sekarang statusnya sudah jadi tunangan saya dong. Aheeey!

akuh dilamarrrr
Acaranya berlangsung hari minggu lalu, tanggal 22 Januari 2012. Sengaja momsky tersayang dan calon emak milih tanggal segitu karena tanggal 23 itu hari libur Imlek, jadi biar bisa istirahat.
Persiapan acara lamaran saya sebenernya bisa dibilang sangat amat mendadak. Seharusnya acara ini diadain sekitar sebulan sebelum hari H (no I won‘t tell ya the exact date ;p ), tapi karena satu dan lain hal, jadilah acara lamaran ini dicepetin. Dan para emak-emak tersayang itu mutusin tanggal acaranya tanpa melibatkan saya dan Bebeng (my nickname for him, and it is only for me) donggg!
Si saya baru tau acara lamaran ini dipercepat menjadi tanggal 22 itu sekitar sebulan menjelang acara! And it was boiling-up my temperature! Tapi untungnya si tunangan yang saat itu statusnya masih jadi pacar berhasil menenangkan saya dengan ngeyakinin kalo seluruh keluarga pasti ngebantuin persiapan acara ini. Ah, you just made me love you more.
Dan syukur alhamdulillahnya, kata-kata dia bener. Saya selama bulan January ini bener-bener sangat sibuk sama urusan kantor. Bahkan sampe di-inepin di hotel deket kantor selama 5 hari 4 malem. Yea, a wonderful trip (ucapkan dengan nada sarkas dan miris). Urusan lamaran ini sama sekali gak kepegang oleh saya. Semuanya, kecuali urusan bela-beli barang hantaran, diurus sama momsky sayang dan tante tercinta. Thank them soooo much!
Speaking of buying things for the engagement, I really-really enjoy it! Me and him spent about a whole week to buy things I need. Jadi aja tiap hari kita berdua janjian di Plaza Semanggi buat hunting barang-barang untuk saya. Dan saya baru benar-benar menghargai dan bersyukur atas kata “SALE“, “DISCOUNT“ beserta kawan-kawannya saat itu. The most fun of all was, kapan lagi bisa beli barang ini itu, tunjuk sana tunjuk sini, tanpa harus ngeluarin duit? Hahahaha maap ya sayang, calon bini kamu ini ternyata matre =))

Fyi, di adat saya dan dia, barang hantaran itu hanya ditujukan untuk pihak perempuan. Sementara hantaran kembali untuk pihak laki-laki biasanya hanya berupa kue-kue dan buah-buahan.
Nah, sebenarnya beberapa bulan sebelumnya, saya dan dia sempat membahas acara lamaran ini. Apakah nantinya hanya perempuan-perempuan saja yang datang atau laki-laki juga ikut datang. Karena di adat kami berdua biasanya saat hantaran itu hanya dihadiri oleh perempuan saja, yaitu para emak, para tante dan para nenek. Tapi untuk menghormati keluarga Popsky, kita berdua mutusin bahwa laki-laki juga hadir. Tapi tetep cuma perempewi-perempewi doang yang boleh masuk ke rumah, yang laki-lakinya cuma pada duduk di teras. Satu hal lagi, di keluarga saya itu yang namanya lamaran itu khusus acara keluarga. No friends are allowwed. Sedih ya? Padahal saya pengen ngundang beberapa sahabat saya, hiks… Tapi daripada ane dicerewetin sama ane punya halati (baca: tante) mendingan kagak deh yeee…
Eniwei daritadi ngomongin adat, pasti pada nanya ini adat mana sihhhh? Ini adatnya orang Arab. Iye, ane ade arab-arabnyee. Meskipun tiap orang yang ngeliat saya pasti nebaknya saya orang padang (-___-“). Bebeng pun keturunan arab, tapi Arab KW 100 hahahaha. Saya rasa sebenernya calon emak ketuker sama bayi cina waktu ngelahirin di rumah sakit. Piss ya, sayanggg *muaacchhh*.

uni padang

arab KW 100 :p
So long-short story, acaranya berjalan lancar. Alhamdulillah. Even ada sedikit unexpected things, but it went well. Everyone enjoyed it. Apalagi si gadis manis baik hati ini. Berbunga-bunga bagaikan padang bunga di gurun pasir. Lahhhh itu mah tandus, begooo! Sementara si jejaka tampan yang perutnya sedikit off-side itu juga terlihat bahagia dengan cengirannya yang mana tahaaaannnn.

momsky, si cantik, calon mama
Sayangnya kami gak punya foto berdua, hiksss… Ya iyalah gimana mau punya foto berdua kalo ane disuruh masuk ke kamar mulu sama ane punya halati, sementara pujaan hatiku tercinta itu masuk ke dalem rumah cuma pas ngambil makan siang doang. Walaupun akhirnya bisa nyuri ada kesempatan buat ngomong dikit ngobrol dan difoto candid oleh sepupu saya, itu pun dia sambil gendong ponakannya. Tiap kali liat foto itu saya berasa mau nikah sama Duda-Cina-Mualaf-Anak-Satu Jejaka Arab yang subhanallah

none mude, tuan mude dan ponakannya
So, here we are.
One step closer to our new life.
Hope every thing will run smooth.
And Allah SWT always bless us.
Amiiin.
*goyang-goyangin tangan ala iklan* akuuuu dilamaaaar…. #eaeaeaeaeeaeaea
#eaaaaaaaaaa… tari perut nya manaaa manaaaaaa katanyaa arab.. gw ajah deh yang goyang… *goyang pinggul ke atas kebawah ke depan ke belakang ke kanan ke kiri syalaaalaaalaaaaa*
*tutup mata daripada sakit mata*