Tagged with garuda indonesia

Tujuan Lo Apa?

Jadi ceritanya, tadi pagi di kantor saya ada seminar mengenai Bagaimana Mengelola Dana Pensiun yang mendatangkan Financial Planner favorit saya yaitu Ligwina Hananto sebagai pembicaranya. Seminar ini diadakan oleh bagian HRD karena mulai tahun ini, dana pensiun pegawai yang biasanya dikelola oleh Dana Pensiun Garuda akan diserahkan kembali ke pegawai untuk dikelola masing-masing. Biasanya jika ada seminar akan diberitahukan melalui internal web kantor, namun entah kenapa acara ini tidak kedengaran woro-woro nya sama sekali. Saya saja tau ada acara ini karena membaca tweet Mba Wina (@mrshananto) tadi pagi setelah bangun tidur. Ternyata ada untungnya rutinitas membaca timeline pagi-pagi hehehe… Saat membaca tweet Mba Wina yang memberitahukan bahwa dia sedang bersiap-siap menuju kantor Garuda di Cengkareng, I was like asking her via twitter, ‘are you serious?? you’re coming to my office??’ dan dijawab dong sama doi kalo doi beneran dateng ke kantor! Wow, saya tidak pernah sesemangat tadi pagi untuk segera sampai di kantor. I was about to meet one of my idol! Dan tidak lupa membawa buku karangan si Mba satu itu untuk dimintai tandatangan dan, tentu saja, foto bersama :D

Acara seminar yang diadakan di auditorium itu berlangsung seru. Karena tempat yang terbatas, acara disiarkan langsung ke tv yang ada di tiap ruangan. Hohoho, keren kan kantor saya? Ada tv nya di tiap ruangan, bahkan di ruangan saya ada dua! *pamerrrr*..Anyway, saya sangat ingin melihat seminar Mba Wina secara langsung, namun tidak jadi karena setelah saya liat di tv, kursi yang ada sudah ditempati semua, bahkan banyak yang berdiri di bagian belakang. Ternyata animo pegawai kantor ini terhadap seminar tersebut cukup tinggi.

Mba Wina membawakan topik mengenai Dana Kesehatan Pensiun dengan sangat menarik. Dia menunjukkan kepada para audiens mengenai kenyataan yang dihadapi pada saat pensiun nanti. Apa-apa saja yang harus dipersiapkan agar kita tidak shock nantinya. Mulai dari kenyataan bahwa pada saat pensiun nanti dibutuhkan dana yang cukup besar untuk merawat kesehatan kita terkait organ-organ tubuh yang semakin menua, bagaimana memproteksi diri kita dengan dua pilihan proteksi kesehatan (memiliki asuransi kesehatan yang mana asuransi tersebut tenyata tidak meng-cover penyakit-penyakit yang justru muncul pada saat usia kita 55tahun keatas atau memiliki dana kesehatan pensiun yang harus kita kelola sendiri dengan menggunakan berbagai produk investasi murni seperti reksadana), siapakah yang seharusnya dicover untuk asuransi jiwa, dana pendidikan yang harus disiapkan, bahwa sebelum seseorang memulai investasi harus memiliki tujuan (it was like her jargon, ‘TUJUAN LO APA?’) sampai yang paling hot mengenai unitlink.

Yes, buat yang follow Mba Wina ataupun sering mendengarkan dia siaran, pasti udah tau kalo dia sangat menentang yang namanya unitlink. Kalo mau proteksi, ya ambil produk proteksi murni. Kalo mau investasi, ya ambil produk investasi murni. Say no to produk campuran proteksi + investasi yang disebut unitlink! Mba Wina memberikan ilustrasi mengenai kinerja unitlink yang ternyata sangat rendah padahal menggunakan portfolio yang sama dengan reksadana saham. Kasihan uang yang sudah kita kumpulkan capek-capek dengan bekerja dari pagi sampai malam, tapi ternyata hasilnya tidak maksimal :(

Sebelum sesi tanya jawab, saya langsung turun ke auditorium untuk menemui dia. Kapan lagi bok ketemu sama seorang Ligwina Hananto?? Seorang wanita mungil (yang lagi hamil) dengan cita-cita yang luar biasa besar. Yes, she inspires me a lot. She’s the one who made me brave enough to start investing through mutual fund besides the fact that I used to audit mutual fund. Rasanya sempet deg-degan saat melihat dia berada di panggung sana sementara saya ada diantara audiens (berasa mau ketemu pacar hihihi). Selesai sesi tanya jawab, dia mau menandatangani buku yang saya bawa serta berfoto bersama. She’s such a humble yet funny person.

She wrote this in my book,
“To: Annis
Ayo bersiap untuk masa depan =)”

Yes Mba Wina, I will prepare for my future. For stronger middle class Indonesians!

Bertanda , , , , ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.