Tagged with wisuda

Wisuda

Sudah dua wisuda berlalu di Unpad tanpa ada nama saya sebagai salah satu wisudawatinya.

Gembira saat melihat teman-teman seperjuangan saya selama empat tahun ini memakai toga dan jubah wisuda, berkebaya dan berjas, membawa map wisuda sambil berfoto kesana kemari dengan senyum yang mengembang dan wajah yang ceria.

Sedih saat mengetahui bahwa saya tidak berada diposisi yang sama seperti mereka kemarin sebagai wisudawati dan membuat Ibu saya menunggu lebih lama lagi. Padahal saya menjanjikan kepada Beliau akan diwisuda bualn Agustus ini. Sampai-sampai beberapa bulan yang lalu kami berdua telah merencanakan teknis sampai ke hal terkecil pada saat saya diwisuda.

Saya: “Mami nanti gak usah bawa mobil ke kampus. Nanti parkirnya di kosan aku aja.”
Mami: “Iya nanti kita jalan aja ke kampus kamu.”
Saya: “Iya mam.”
Mami: “Eh nanti Mami perlu pakai kebaya sama kain ya?”
Saya: “Ya iyalah masa gak pake kebaya”
Mami: “Duh perut Mami kan udah gendut banget.”
Saya: “Ya elah Mam, pake stagen ajalah. Eh kan kain Mami ada banyak, ntar aku pake satu ya?”
Mami: “Ya nanti Mami liat dulu ada atau engga. Soalnya udah pada banyak yang hilang”
Saya: “Ya udah. Oiya, Mami jangan lupa nanti disanggul ya.”
Mami: “Iya, iya. Kamu kebayanya gimana? Pake yang ada aja atau bikin?”
Saya: “Mau bikiiiinnnnnnnnnn. Lagian kebaya yang aku punya kan udah ga muat.”
Mami: “Kamu sih makin gemuk. Makanya kalo makan jangan banyak-banyak”

dan seterusnya….

Buat teman-temanku yang kemarin diwisuda, congratz ya guys! You guys look so beautiful and handsome yesterday and y’know what? All of you made me jealous and it burns my spirit to catch next graduation term.

Buat ibuku, Mam doain Annis ya biar semuanya lancar. Semoga sidang Annis lancar dan dimudahkan sama Allah SWT jadi bisa wisuda bulan November. Amin.

Bertanda , ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.